Hukum Dari Nun Sukun Dan Tanwin Ketika Bertemu Dengan Huruf Hijaiyah Yang Sebangsa Tenggorokan

Hukum Dari Nun Sukun Dan Tanwin Ketika Bertemu Dengan Huruf Hijaiyah Yang Sebangsa Tenggorokan - Nun sukun atau tanwin di dalam ilmu tajuwid mempunyai 5 hukum ketika nun sukun dan tanwin bertemu dengan huruf hijaiyah. membaca kita suci Al-qur'an merupakan alaman yang paling baik bagi ummat muslim muslimah, maka dari itu bagi kalian yang ingin tau tata cara membaca Al-qur'an dengan baik maka silahakan simak dengan seksama di bawah tentang Hukum Dari Nun Sukun Dan Tanwin Ketika Bertemu Dengan Huruf Hijaiyah.


Hukum Dari Nun Sukun Dan Tanwin Ketika Bertemu Dengan Huruf Hijaiyah Yang Sebangsa Tenggorokan :

1. Idzhar Halqi (اظهار حلقي)

Idzhar Halqi yaitu nun mati atau sukun dan tanwin ketika bertemu dengan huruf hijaiyah yang 6 yaitu أ, هـ, ح, خ, ع, غ ke enam huruf tersebut tergolong dari sebuah huruf yang keluar dari tenggorokan baik tenggorokan atas, tengah dan bawah.ketika sahabat membaca Al-qur'an bertemu dengan huruf yang 6 di atas serta sebelumnya terdapat sebuah Nun sukun atau tanwin baik fatha tanwin, kasrah tanwin, dan dhomma tanwin maka wajib di baca jelas(tidak boleh di baca dengung.

Contoh dari bacaan Idzhar Halqi di dalam kita suci Al-qur'an yaitu terdapat di surah Al-baqarah ayat ke 6 سَوَاءٌ عَلَيْهِمْ. lafadh tersebut merupakan hukum dari Idzhar Halqi sebab Tanwin bertemu dengan huruf 'Ain.

2. Idgham Bighunnah (ادغام بغنّة)

Hukum Idgham Bighunnah yaitu ketika nun mati atau sukun dan tanwin berhadapan atau bertemu dengan salah satu dari huruf ي, ن, م, و. akan tetapi dengan syarat, keduanya berada pada kaliamat yang berbeda. Jika keduanya berada dalam satu kaliamt, maka hukum bacaannya bukan lagi Idghom Bighunnah, melainkan harus dibaca idzhar.

Contoh Idghom Bighunnah adalah هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ. Contoh yang diambil dari Surat Al Baqarah ayat 5 tersebut memuat fathatain bertemu dengan mim dalam dua kata atau kalimat yang berbeda.

3. Idghom Bilaghunnah (ادغام بلا غنّة)

Idghom Bilaghunnah hukum dari   nun mati atau sukun dan tanwin  bertemu dengan huruf  huruf ل dan ر , maka wajib membacanya dengan hukum Idghom Bilaghunnah.

Satu contoh Idghom Bilaghunnah yang diambil dari Surat Al Baqarah ayat 2 adalah lafadz هُدًى لِلْمُتَّقِيْنَ. Pada contoh tersebut ada fathatain yang di depannya ada huruf lam. Contoh lain yang juga diambil dari Surat Al Baqarah adalah وَلَكِنْ لاَيَعْلَمُوْن. yaitu ketika nunu mati atau sukun bertemu dengan Lam.

4. Iqlab (اقلاب)

Iqlab adalah hukum bacaan nun mati atau sukun dan  tanwin yang berhadapan dengan huruf ب. Secara bahasa, arti Iqlab adalah mengganti. Dengan kata lain, ketika ada nun mati atau tanwin berhadapan dengan huruf ba’, makan nun mati atau tanwin tersebut seolah diganti dengan huruf mim. 

Contoh tanwin yang dibaca Iqlab adalah صُمٌّ بُكْمٌ. Contoh tersebut berada pada Surat Al Baqarah ayat 18. Di sana, Anda bisa melihat dlummatain yang di depannya berupa huruf ba’.

5. Ikhfa’ Haqiqi (اخفاء حقيقي)

Ikhfa’ Haqiqi  nun mati atau sukun dan tanwin bertemu dengan huruf-huruf selain huruf yang termasuk pada hukum-hukum sebelum ini. Total huruf yang masuk dalam hukum Ikhfa’ Haqiqi ada 15 huruf. Huruf-huruf itu adalah ص, ذ, ث, ك, ج, ش, ق, س, د, ط, ز, ف, ت, ض, ظ.

Cara membaca Ikhfa’ Haqiqi adalah dengan menyamarkan suara nun mati. Sehingga suara nun matinya menjadi tidak jelas. Bersama itu, posisi mulut sudah bersiap pada makhroj huruf setelah nun mati atau tanwin. Ketika itu juga, semacam ada jeda untuk transisi dari mengucapkan nun mati ke huruf depannya.

Contoh Ikhfa’ Haqiqi yang terdapat dalam Surat Al-Baqarah ayat 10 adalah مَرَضٌ فَزَادَهُمُ. Anda bisa mencermati contoh tersebut. Ada dlummatain yang di depannya adalah huruf fa’ di sana. Contoh lain yang masih dari Surat Al-Baqarah adalah ءَأًنْذَرْتَهُمْ. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel